Jl.Raya Bunpenang No.06 - Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep

Lepas Pisah KKN 87 UTM Oleh Aparatur Desa



Bunpenang, Sabtu (12/8) pukul 10.00 WIB dilaksanakan pelepasan peserta KKN 87 Universitas Trunojoyo Madura di Balai Desa dan dilepas secara langsung oleh Bapak Martono selaku Sekretaris Desa. Acara pelepasan tersebut dihadiri beberapa aparatur desa dan disaksikan oleh warga Bunpenang.

Selama 26 hari, peserta KKN 87 telah melakukan pengabdian, pembelajaran dan perjalanan di desa Bunpenang. Beragam momen selama KKN (Kuliah Kerja Nyata) menjadi kenangan tersendiri. Salah satunya adalah acara perpisahan antara peserta KKN dan masyarakat Desa.

Acara tersebut diawali dengan pesan dan kesan oleh koordinator KKN 87 yaitu Halimi. “Berat untuk meninggalkan desa yang kami anggap sebagai rumah kami sendiri, tapi inilah takdir, ada pertemuan dan ada pula perpisahan. Saya selaku koordinator KKN 87 mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas pelayanan dan keramahan masyarakat Bunpenang yang sangat luar biasa, dan juga tak lupa kami meminta maaf apabila selama proses pengabdian ada tutur kata maupun sikap kami yang kurang berkenan, karena kami masih dalam proses belajar”, tuturnya.

Acara pelepasan juga didampingi oleh siswa siswi dari SDN 01 dan 03 Bunpenang yang memang selama proses pengabdian sangatlah dekat dengan mahasiswa KKN. 

Share:

Launching Logo dan Video Profil Desa Bunpenang



Bunpenang, Kamis (10/8) Kepala Desa Bunpenang yang disaksikan warga meresmikan logo terbaru untuk desanya. Acara peresmian logo tersebut dilakukan pada saat malam puncak festival HUT Kemerdekaan yang bertempat di Balai Desa. Selain peresmian logo juga terdapat launching video profil desa. 

Logo baru tersebut sebelumnya telah disepakati dalam hasil rapat Aparatur Desa pada tanggal 5 Agustus lalu. Adapun makna dari simbol-simbol di dalam logo tersebut yaitu :

Lambang Bersudut Lima melambangkan jumlah rukun islam dan juga melambangkan Rasullah beserta sahabatnya.

Kuda melambangkan Kabupaten Sumenep. Kuda sebagai kebudayaan, sebagai simbol   kebebasan, kecerdasan dan kekuatan masyarakat desa bunpenang.

Padi melambangkan potensi pertanian masyarakat Bunpenang dan juga menggambarkan kekentalan agama, adat dan ketundukan moral masyarakat. 
Jadi "bila Allah SWT menganugrahkan derajat tinggi dengan menduduki suatu jabatan penting, hendaklah sesorang tidak menyalahgunakan, justru bersikaplah yang amanah dan kembalikanlah hak-hak serta manfaat dari perolehan kedudukan tersebut kepada kemaslahatan orang banyak".

Daun Siwalan melambangkan potensi desa Bunpenang dan sebagai produk unggulan desa Bunpenang.

Warna Kuning melambangkan Keagungan dan Ketuhanan.

Bintang melambangkan ketaqwaan yang tinggi kepada Allah SWT. Jadi masyarakat Bunpenang akan lebih tinggi derajatnya  dan melambangkan  masa depan yang cerah untuk masyarakat Bunpenang.

Warna Hijau melambangkan kesuburan tanah Bunpenang, dan mata pencaharian masyarakat sebagai nelayan dan petani.

Disamping pelaunchingan logo, ditampilkan juga video profil desa. Video ini merupakan hasil kerja KKN 87 selama mengabdi 26 hari di masyarakat. Isi dari video profile tersebut yaitu tentang keberadaan/letak Desa Bunpenang, asal usul Desa Bunpenang, potensi yang ada di Desa Bunpenang dan mata pencaharian di Desa Bunpenang.

Peresmian Logo Desa Bunpenang
Share:

Malam Puncak Festival HUT RI Sekaligus Malam Inagurasi KKN 87 UTM

Bunpenang,  Kamis (10/8)  perhelatan malam puncak festival HUT Kemerdekaan RI sekaligus malam inagurasi KKN 87 Universitas Trunojoyo Madura digelar di Balai Desa Bunpenang pukul 19.00 WIB. Acara tersebut dihadiri oleh ratusan warga Desa Bunpenang beserta tokoh-tokoh masyarakat di desa.

Acara dimulai dengan sambutan-sambutan oleh ketua pelaksana, koordinator KKN 87 dan terakhir Kepala Desa Bunpenang sekaligus membuka acara.

Beragam penampilan-pun disajikan diantaranya tarian islami anak-anak, pembacaan puisi oleh pemenang lomba puisi dan tartil qur’an. Selain penampilan anak-anak, juga terdapat penampilan-penampilan tak kalah menarik lainnya yang disajikan oleh Aparatur Desa dan KKN 87 UTM.

“Acara ini sudah kami persiapkan sebelumnya, kami sudah sering berlatih bersama anak-anak sebagai bentuk persiapan, acara ini untuk Desa Bunpenang ” , ujar Halimi selaku ketua kelompok KKN 87.

Di sela-sela acara juga dilaksanakan penyerahan sertifikat dan hadiah pemenang lomba, penyerahan sertifikat ke SDN 01 Bunpenang, SDN 03 Bunpenang dan Saputra Collection selaku sposorship acara, serta penyerahan vandel ke Kepala Desa Bunpenang sebagai tanda terima kasih telah menerima dan melayani peserta KKN 87 dengan baik.


Acara perhelatan tersebut diakhiri dengan pembacaan puisi pelepasan oleh Bendahara Desa. Isak tangis-pun tak dapat dibendung. Malam itu merupakan saksi bisu pengabdian KKN selama 26 hari.


Penutupan KKN 87 UTM

Penyerahan Sertifikat dan Pemenang Hadiah Lomba

Penyerahan Vandel dan Sertifikat kepada Kepala Desa

Penyerahan Sertifikat Kepada Saputra Collection
Share:

Ratusan Warga Bunpenang Ikuti Jalan Santai HUT Kemerdekan RI



Bunpenang, Kamis (10/8) KKN 87 Universitas Trunojoyo Madura yang bekerja sama dengan Aparatur Desa Bunpenang menggelar kegiatan  jalan-jalan santai untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-72. Seluruh warga Desa Bunpenang sangat berapresiasi dan turut serta dalam kegiatan yang digelar. Hal ini dibuktikan dengan terjualnya kuppon JJS melebihi 500 lembar.

Kegiatan JJS dibuka secara langsung oleh Kepala Desa Bunpenang yaitu Bapak H. Moh. Eksan pada pukul 15.00 WIB. Rute jalan santai dimulai dari Balai Desa Bunpenang menuju Balai Desa Dungkek lalu kembali menuju Balai Desa Bunpenang. Kegiatan  jalan santai ini semakin menarik dengan diadakannya pengundian kupon setelah peserta sampai di garis finish.

Adapun hadiah menarik yang telah disediakan oleh panitia diantaranya perlengkapan dapur, perlengkapan kebersihan, kaos, jam dinding dan hadiah utama yaitu 2 buah handphone. 
Kepala Desa Bunpenang  dalam sambutannya mengucapkan rasa terima kasih kepada panitia penyelenggara dan sponsorship  yang sudah membantu sehingga kegiatan tersebut bisa terselenggara dengan lancar. 
Share:

Meriahnya Festival Lomba HUT Kemerdekaan RI Ke-72


Bunpenang, Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Indonesia yang ke 72 KKN 87 Universitas Trunojoyo Madura bersama perangkat desa Bunpenang, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep menggelar perayaan festival lomba 17 agustusan di halaman Balai Desa. Adapun tema yang diusungkan yaitu “Hiduplah Bangsaku, Majulah Negeriku”.

Acara tersebut secara langsung dibuka oleh Kepala Desa Bunpenang Bapak H. Moh. Eksan pada tanggal 8 Agustus 2017 pukul 14.00 WIB. Setelah itu serangkaian acara lomba-pun di gelar, seperti lomba balap karung dengan memakai helm, lomba lari rukun iman dan islam. Untuk malam harinya digelar juga lomba baca puisi dan tartil qur’an. Sedangkan pada tanggal 9 Agustus 2017 pukul 13.00 WIB disusul dengan lomba lari kelereng dan makan kerupuk.  Masyarakat  sangat antusias dan ikut aktif dalam acara tersebut.

Selain menarik perhatian warga Bunpenang, acara tersebut juga mendapat apresiasi dari banyak kalangan. Salah satunya respon positif dari ketua Karang Taruna Guyub Kecamatan Dungkek. “Kegiatan ini sangat bagus, masyarakatpun banyak yang suka” tegas lelaki yang akrab di panggil Yindriani Akbar.

Ketua pelaksana yang merupakan Sekretaris Desa-pun turut berbangga hati dalam perayaan festival lomba yang digelar. “Semoga dengan adanya acara ini dapat menumbuhkan rasa nasionalisme dan mempererat tali persaudaraan kita semua warga Bunpenang dan juga adik adik KKN” tuturnya.
Share:

Lomba Gerak Jalan di Kecamatan Dungkek



Dungkek, Dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-72, berbagai lomba diselenggarakan oleh Pemerintah Kecamatan Dungkek, salah satunya yaitu lomba gerak jalan. Kegiatan gerak jalan tersebut diselenggarakan pada hari Senin 07 Agustus 2017, diikuti oleh seluruh siswa-siswi Sekolah Dasar(SD), SLTP dan SLTA.

Desa Bunpenang juga turut berpartisipasi dalam acara tersebut, hal itu dibuktikan dengan dikeluarkannya peserta dari SDN 01 sebanyak 2 regu (laki-laki dan perempuan) dan SDN 03 sebanyak 2 regu (laki-laki dan perempuan).

Start dimulai dari pukul 07.00 WIB didepan pintu gerbang SDN Lapa Taman dan finish di Kantor Kecamatan Dungkek. Gerak jalan yang diikuti pelajar SD, SMP, dan SMA tersebut dibuka langsung oleh Camat Dungkek yaitu Wahyu Kurniawan Pribadi, S.Ap., M.Si., dengan menggunakan bendera sebagai tanda pelepasannya. 

Pelaksanaan lomba gerak jalan tersebut menempuh jarak kurang lebih 5 km. Meski melewati rute yang cukup jauh, para peserta lomba gerak jalan nampak bersemangat. Di sepanjang jalan yang dilewati peserta lomba, sejumlah masyarakat juga tak kalah antusias untuk menonton sekaligus memberi semangat bagi para peserta gerak jalan.

Dari hasil jerih payah siswa-siswi Bunpenang, akhirnya juara 1 tingkat SD regu laki-laki dan perempuan dimenangkan oleh SDN 01 Bunpenang.

Share:

Rapat Bersama untuk Persiapan Lomba HUT Kemerdekaan RI


 

Bunpenang, pada Minggu(06/8) diadakan rapat bersama oleh perangkat desa Bunpenang di Balai Desa untuk membahas serangkaian acara yang akan dilaksanakan untuk memperingati HUT RI yang akan dilaksanakan pada hari selasa dan rabu 8-9 agustus 2017. Rapat dipimpin oleh sekertaris desa selaku ketua pelaksana dalam acara tersebut. Rapat membahas mengenai masing-masing lomba yang akan dilakukan, lomba terdiri dari lomba puisi, lomba tartil al-quran, lomba makan kerupuk, lomba koin, lomba tusuk plastik, lomba lari rukun iman dan islam, dan lomba balap karung. 

Lomba akan dilaksanankan pada hari selasa tanggal 8-9 yang bertempat di halaman SDN 01 Bunpenang dan di Balai Desa, disitu akan dilakukan penjaringan pemenang untuk diadu ulang di tahap babak final dan akan diambil juara 1, 2 dan 3. Untuk masing masing lomba terdapat penanggung jawab dari mahasiswa KKN 87 UTM bekerjasama dengan para perangkat desa.

Dalam penyelenggaraan kegiatan memperingti HUT RI ini terdapat sponsor yang ikut mensupport jalannya acara yaitu Saputra Collection. Selain acara perlombaan yang akan dilaksanakan juga ada acara JJS (jalan-jalan sehat) dengan warga Desa Bunpenang yang akan dilaksanakan pada hari kamis 10 Agustus 2017 dimulai pada jam 15.00. Warga dapat mengikuti nya dengan membeli kupon seharga Rp. 1000 kepada panitia. 
Share:

Pameran Produk Unggulan di Kecamatan Dungkek



Dungkek, Sabtu (05/8) Karang Taruna yang bekerja sama dengan  seluruh peserta KKN Tematik 2017 Universitas Trunojoyo Madura mengadakan kegiatan pameran produk unggulan yang dibuat oleh masing-masing kelompok KKN dari 15 desa di Kecamatan Dungkek. Acara tersebut juga sekaligus bersamaan dengan pelantikan pengurus Karang Taruna. Pelantikan Karang Taruna dimulai dari pukul 08.00 WIB, sedangkan untuk pameran produk dimulai pukul 11.30 WIB yang langsung dihadiri oleh Bapak Camat Dungkek.

Ada banyak varian produk yang dipasarkan dan yang terpenting produk yang dibuat memanfaatkan potensi lokal. Dari Desa Bunpenang, kelompok KKN 87 membuat produk unggulan dari bahan dasar siwalan, yang diolah menjadi permen dan juga gula siwalan. Selain itu, juga dibuat kerajinan tangan dari batok kelapa.

Pameran itu semacam lomba, ada sesi presentasi dihadapan pemuda Karang Taruna. Tujuan diadakannya kegiatan ini agar ada tindak lanjut dari produk yang dihasilkan KKN, lebih-lebih bisa dipasarkan ke luar daerah.

“Semoga kami bisa melanjutkan dan mengembangkan yang telah teman-teman KKN lakukan di sini, terutama produk unggulan ini” tutur Imam selaku ketua panitia acara dan bidang UMKM di kepengurusan karang taruna.

Share:

Kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka SDN 01 Bunpenang



Bunpenang, Jum’at (04/8) SDN Bunpenang I melaksanakan kegiatan kepramukaan untuk pertama kalinya setelah beberapa pekan libur panjang sekolah. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam bentuk latihan mingguan tepatnya setiap hari jum’at jam 2 siang.

Para siswa sangat antusias dengan adanya kegiatan ini. Seperti yang di sampaikan oleh salah satu siswa SDN 01 Bunpenang yang bernama Ita “aku senang sekali dengan kegiatan pramuka ini, aku mendapatkan banyak sekali ilmu dan kegiatan di luar pelajaran sekolah”. Kegiatan kepramukaan tersebut diharapkan agar peserta didik (generasi penerus bangsa) membiasakan untuk hidup mandiri dan lebih sigap lagi dalam menghadapi perkembangan zaman. 

Kegiatan ini diikuti oleh semua siswa kelas 4, 5 dan 6 SD. Tempat kegiatan kepramukaan ini dilaksanakan di alam terbuka tepatnya di halaman sekolah. Adapun bentuk kegiatan tersebut yaitu kegiatan yang edukatif, kreatif, dan rekreatif. Mereka banyak di ajarkan tentang yel-yel, trisatya, dan juga dasa darma pramuka. Kepala sekolah SDN Bunpenang juga menyarankan bahwa kegiatan rutinitas ini wajib di laksanakan di SDN 01 Bunpenang guna untuk melatih kedisiplinan, keberanian, dan tanggung jawab anak-anak. Semoga mereka tetap terus semangat mengikuti kegiatan ekstrakurikuler.
Share:

Kegiatan Bersih Desa



Bunpenang, KKN 87 UTM dan Perangkat Desa serta masyarakat Bunpenang, bekerjasama melaksanakan kegiatan bersih-bersih lingkungan dan pemasangan plang desa serta penunjuk arah desa pada hari Jum'at, 04 Agustus 2017 pukul 06.00 WIB. Kegiatan ini dilakukan secara serentak dan bersama sama, dimulai dari perbatasan Dungkek sampai Ke Taman Sare.

"Lingkungan yang bersih menjadikan masyarakat sehat, sehingga sangat penting bagi kita untuk menjaga lingkungan bersih" ucap Halimi selaku Koordinator KKN 87 UTM. Bukan hanya itu, baginya desa yang bersih akan tampak indah, nyaman dan sejahtera. 

Kepala Desa H. Moh Eksan, sekertaris Desa Martono dan perangkat Desa lainnya sangat mendukung Kegiatan tersebut. "Alhamdulillah, perangkat desa mendukung kegiatan kami" tutur Halimi.

Martono selaku Sekretaris Desa menaruh harap "Semoga dengan adanya sahabat sahabati KKN 87 Universitas Trunojoyo Madura,  dapat tercipta lingkungan sehat dan Desa Bunpenang tambah maju serta sejahtera" ucapnya.
Share:

Pelatihan Blog Kepada Aparatur Desa

 

Bunpenang, Di era globalisasi ini perkembangan teknologi dunia amatlah pesat. Oleh karena itu kita dituntut  untuk menguasai keterampilan tertentu agar dapat menyesuaikan kemajuan teknologi itu sendiri. Menyikapi hal tersebut, anggota KKN 87 Universitas Trunojoyo Madura menyelenggarakan pelatihan teknologi khususnya blog. Kegiatan ini ditujukan untuk para aparatur Desa Bunpenang. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Rabu, 2 Agustus 2017 di Balai Desa. Para peserta pelatihan diajarkan mengenai materi dasar-dasar blog, cara mengedit dan mengelola blog.

“Dengan diadakannya pelatihan teknologi  khususnya blog ini, diharapkan perangkat desa merasa terbantu dalam penguasaan di bidang IT sehingga informasi-informasi mengenai Desa Bunpenang dapat tersebar”, ujar Bapak H. Moh Eksan selaku Kepala Desa Bunpenang.
Share:

Pembagian RasKin (Beras Miskin) untuk Masyarakat Desa Bunpenang

Pemerintah Desa Bunpenang terus mengupayakan yang terbaik untuk Desa Bunpenang dalam mewujudkan Desa Bunpenang yang berdaya saing sesuai dengan tema yang digagas oleh pemerintah. Pada tanggal 05 Agustus 2017, para perangkat Desa Bunpenang mendiskusikan mengenai RasKin (Beras Miskin) yang akan dibagikan kepada masyarakat di Desa Bunpenang yang tergolong kurang mampu pada tanggal 05 Agustus 2017. Tujuan di galakkannya program RasKin adalah untuk meningkatkan ketahananan pangan dan memberikan perlindungan sosial pada rumah tangga sasaran berbentuk subsidi pangan dalam bentuk beras.

Menurut pemerintah Desa Bunpenang, pembagian RasKin sebanyak 15 kg dengan membayar perkilo beras sebesar 1.500. Jadi, total keseluruhan subsidi beras yang diterima oleh masyarakat sasaran Desa Bunpenang sebesar Rp 22.500. Diharapkan dengan adanya program RasKin dapat membantu meringankan beban keluarga sasaran yang ada di Desa Bunpenang.
Share:

Penerapan Pembelajaran Edukatif untuk Siswa-Siswi SDN 01 & 03 Bunpenang


    

Pembelajaran edukatif merupakan suatu kondisi memberikan pengetahuan, pemahaman, dan pengajaran yang dapat berguna bagi perkembangan kognitif. Di dalam dunia pendidikan, unsur paling penting adalah guru (pendidik) dan murid (peserta didik). Mereka memiliki ikatan hubungan yang disebut interaksi edukatif yang bertujuan mengubah perilaku murid kearah yang lebih baik. Oleh sebab itu, pembelajaran edukatif memiliki peranan penting bagi guru untuk menyampaikan pengetahuan, pemahaman, dan pengajaran yang dapat diterima dengan mudah oleh para murid dengan cara yang lebih atraktif (menyenangkan) dan dapat membuat para murid lebih bersemangat menerima pembelajaran dari guru.

Pembelajaran edukatif perlu diterapkan di sekolah-sekolah dasar agar para murid Sekolah Dasar (SD) tidak merasa jenuh dengan pembelajaran yang monoton dari guru, terlebih lagi perkembangan otak anak usia Sekolah Dasar masih sangat fleksibel dan dapat dengan mudah menerima serta memahami apapun yang disampaikan guru kepada mereka.

Berdasarkan issue dari pembelajaran edukatif, para guru di SDN 03 Bunpenang telah menerapkan hal tersebut kepada murid-murid mereka dengan cara yang sederhana dan dapat diterima dengan mudah khususnya pada pembelajaran Bahasa Inggris. Salah satu contohnya yaitu pembelajaran dan penyampaian materi bahasa inggris dengan bernyanyi. Belajar dan bernyanyi lagu tentang anggota badan, angka, kata kerja, kata ganti dalam bahasa Inggris. Dengan pembelajaran seperti itulah para murid dapat lebih menangkap materi dengan cepat dan bersemangat.

Kita tahu bahwa standar pendidikan di desa Bunpenang tergolong masih rendah. Oleh karena itu, para guru di SDN 03 Bunpenang meningkatkan kemampuan para muridnya dalam belajar bahasa inggris menggunakan pembelajaran yang lebih edukatif dengan cara bermain dan bernyanyi. Diharapkan cara tersebut dapat memudahkan para murid di SDN 03 Bunpenang dalam meningkatkan minat belajar para murid. Menurut kepala sekolah SDN 03 Bunpenang, upaya penerapan pembelajaran edukatif akan selalu digalakan demi mengembangkan pendidikan di SDN 03 Bunpenang. 
Share:

Rapat Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Bunpenang



Bunpenang, Pada tanggal 23 Juli 2017 para aparatur desa Bunpenang, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep menggelar rapat mengenai PKH (Program Keluarga Harapan). Selaras dengan tema rapat koordinasi para aparatur yang diadakan pada hari minggu pagi di balai desa Bunpenang, yakni “Menuju Bunpenang yang Berdaya Saing”, pemerintahah desa Bunpenang akan mengupayakan yang terbaik untuk menuju Bunpenang yang berdaya saing. Untuk menjadi desa yang berdaya saing tentunya perlu meningkatkan Sumber Daya Alam maupun Sumber Daya Manusia.

Dalam peningkatan Sumber Daya Alam pemerintah telah berusaha meningkatkan potensi bidang pertanian. Terbukti melimpahnya komoditi pertanian, seperti jagung, padi, bahkan siwalan. Namun, meningkatnya Sumber Daya Alam berbanding terbalik dengan Sumber Daya Manusia di desa Bunpenang. Perekonomian masyarakat di desa Bunpenang masih tergolong di bawah rata-rata. Oleh karena itu, pemerintah desa Bunpenang berusaha untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa Bunpenang dengan menggalakkan PKH (Program Keluarga Harapan). 

PKH (Program Keluarga Harapan) merupakan program dari menteri sosial yang bertujuan untuk membantu pengembangan modal awal usaha. PKH (Program Keluarga Harapan) diperuntukkan hanya untuk masyarakat di desa Bunpenang yang memang tergolong Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM). Menurut Fathor selaku ketua PKH (Program Keluarga Harapan), penggalakkan Program Keluarga Harapan di desa Bunpenang tidak semata-mata memberikan bantuan uang secara tunai, namun tujuan utama pemberian uang tunai kepada Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) dapat digunakan sebagai modal awal mereka tunai untuk pengembangan usaha. Terlebih lagi, jumlah uang tunai yang diterima oleh Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) berbeda-beda tergantung usia dan pendidikan dengan pencairan 3 bulan sekali per tahun. 

Dengan program PKH (Program Keluarga harapan), pemerintah desa Bunpenang berharap Kesejahteraan masyarakat di desa Bunpenang mengalami perkembangan, khusunya di bidang usaha. 
Share:

Video Profil Desa Bunpenang


Video Profil Desa Bunpenang bisa dilihat disini :
https://www.youtube.com/watch?v=LGTFevAqtYs

Share:

Buku Desa Bunpenang Kecamatan Dungkek

Share:

Gambaran Umum Program Kerja Desa Bunpenang 2017



Pemerintah Desa Bunpenang Kecamatan Dungkek Kabupaten Sumenep bersama BPD telah menyelesaikan APBDesa Tahun Anggaran 2017 dengan mengembangkan anggaran untuk penyelenggaraan pemerintah dengan alokasi untuk pembangunan, pembinaan dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

Total pendapatan yaitu Rp. 1.086.945.200 dengan :
  • Pendapatan asli desa Rp. 6.700.000,
  • Dana desa Rp. 780.027.500, dan
  • Alokasi dana desa Rp. 300.217.700.

Dana tersebut nantinya akan dibagi untuk program kerja desa, yaitu :
  • Penyelenggaraan pemerintahan sebesar Rp. 260.943.200,
  • Pembangunan desa sebesar Rp. 695.144.900,
  • Pembinaan kemasyarakatan sebesar Rp. 38.474.500, dan
  • Pemberdayaan masyarakat sebesar Rp. 84.882.600.
Share:

Program Pemberdayaan Masyarakat Desa Bunpenang 2017

Pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu program pemerintah desa dalam memanfaatkan semua sumber daya yang ada agar dapat berkembang serta dapat membantu proses kemajuan desa. Sasaran dalam program pemberdayaan masyarakat ini mencakup semua bidang, mulai dari pemerintahan, kelembagaan, kesehatan, ekonomi masyarakat, teknologi, dan pendidikan.

Berikut ini merupakan program pemberdayaan masyarakat Desa Bunpenang :
Bidang
Jenis Kegiatan
Lokasi
(RT/RW/Dusun)
Sasaran/ Manfaat
Alokasi Dana


Pemberdayaan Masyarakat
Pelatihan Penggemukan Sapi
Desa Bunpenang

Memberdayakan Masyarakat dalam Seluruh Aspek Kehidupan
Rp. 10.370.100
Pening Kapasitas Poktan dalam Pengendalian Hama
Desa Bunpenang
Rp. 10.012.500
Peningkatan Kapasitas dan Fungsi Posyandu
Desa Bunpenang
Rp. 64.500.000
Total
  Rp. 84.882.600
Share:

Program Pembinaan Masyarakat Desa Bunpenang Tahun 2017

Pembinaan kemasyarakatan merupakan salah satu program pemerintah dalam meningkatkan serta mengelola lembaga dan sumber daya manusia agar lebih baik dan bekerja sesuai dengan harapan. Pembinaan kemasyarakatan dapat dilakukan dengan berbagai cara baik melalui pelatihan, rapat, lomba, peringatan hari besar dan lain-lain.

Berikut ini merupakan beberapa program kegiatan Pembinaan kemasyarakatan Desa Bunpenang :

Bidang

Jenis Kegiatan

Lokasi

(RT/RW/Dusun)

Sasaran/ Manfaat

Alokasi Dana

 

 

 

 

Pembinaan Kemasyarakatan

Pembinaan dan Peningkatan Peran Serta Kewanitaan (PKK)

Desa Bunpenang

 

Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat dan Mewujudkan Keluarga Berkualitas

Rp. 20.431.500

Insentif Rukun Tetangga (RT/RW)

Desa Bunpenang

Rp. 2.816.000

Peningkatan Kesejahteraan dan Pendidikan Anak Yatim

Desa Bunpenang

Rp. 2.100.000

Peningkatan Kelengkapan Sarpas Musholla

Desa Bunpenang

Rp. 7.552.000

Pelatihan Para Legal

Desa Bunpenang

Rp. 5.575.000

Total

Rp. 38.474.500

Share:

Program Pembangunan Desa Bunpenang Tahun 2017

Program desa diawali dari musyawarah dusun yang dilanjutkan ke musyawarah desa dan dihadiri oleh tokoh-tokoh masyarakat, RT / RW, pemerintah desa beserta BPD dalam rangka penggalian gagasan. Dari penggalian gagasan tersebut dapat diketahui permasalahan yang ada di Desa Bunpenang dan kebutuhan apa yang diperlukan oleh masyarakat sehingga aspirasi seluruh lapisan masyarakat bisa tertampung.

Sebagai wakil dari masyarakat, lembaga desa berperan aktif untuk membantu pemerintah desa dalam menggerakkan program pembangunan. Pemerintah desa beserta lembaga desa merumuskan program pembangunan desa, dalam hal ini menyusun pembangunan apa yang sifatnya mendesak dan harus dilakukan dengan segera dalam arti menyusun skala prioritas.
Kegiatan pembangunan desa yang dilaksanakan merupakan penjabaran dari program-program pembangunan desa guna mencapai visi. Kegiatan pembangunan Desa Bunpenang diantaranya :

Bidang
Jenis Kegiatan
Lokasi
(RT/RW/Dusun)
Sasaran/ Manfaat
Alokasi Dana



Pembangunan Desa
Pembangunan Pasar
Desa Bunpenang

Meningkatkan Kualitas Infrastruktur Desa
Rp. 270.296.900
Pembangunan Jalan Paving
Dusun Daja Lorong
Rp. 152.017.800
Pengaspalan Jalan Stylaag
Dusun Sempajung
Rp. 112.892.900
Pengaspalan Jalan Lapen
Dusun Laok Lorong
Rp. 88.394.300
Pembangunan Jalan Paving
Dusun Daja Lorong
Rp. 71.563.000
Total
Rp. 695.144.900
Share:
Diberdayakan oleh Blogger.

Total Tayangan Halaman

Jadwal Sholat

Blog Archive